topbella

23.9.10

Mudik

Sebenarnya saya selalu merasa sedikit stress jika harus bepergian. Padahal saya suka bepergian. Hal-hal seperti memesan tiket, packing, ato' oleh-oleh sedikit membuat saya BT. Maunya hanya dengan mengerjapkan mata sepeti Jinny oh Jinny saya sudah tiba ditempat tujuan, hahaha. Mudik kemarin pulang kerumah nya sih santai, soalnya saya naik pesawat, tapi pulangnya saya gak dapat tiket pesawat yang dibawah 500ribu alhasil jadilah saya naik bis untuk kembali ke kota kembang. Saya berdo’a semoga orang yang duduk disebelah saya ketika di bis adalah cewe' seumuran saya (ato cowo' ganteng yang kalem, he). Saya gak mau kalo yang disebelah saya adalah kakek-kakek ato bapak-bapak ato ibu-ibu yang banyak nanya. Pertanyaan standar mereka “kuliah dek? Semester berapa??” gubrag! Alhamdulillah ternyata yang disebelah saya adalah cowo' berondong yang baru taun ini masuk universitas. Dia memanggil saya mbak, hehehe kerasa banget tua nya. Yang lucunya 32 jam perjalanan kami yang diisi dengan ngobrol dan makan(lebih sering dia yang traktir) tidak terlintas dalam benak saya untuk menanyakan namanya. Begitupun anak itu. ketika berpisah di Jakarta kami hanya saling senyum saja. Nih, saya kasih tau lose some get some naik transportasi udara dan darat (versi saya).
Pesawat (get some): cepat sampai tujuan, tidak perlu basa-basi dengan tetangga sebelah(jika anda bukan orang yang senang ngobrol), dandanan dari kosan sampe rumah gak rusak, termotivasi punya badan kayak mbak-mbak pramugari, badan gak soak, kalo mau tidur enak gak terganggu, etc…
Lose somenya: MAHAL, cuma bisa liat awan, awan, dan awan saja.
Bis (get some): bisa haha-hihi dengan sesama penumpang yang lain, bisa liat pemandangan, nemu hal-hal lucu diperjalanan yang panjang itu(saya pernah nemu tulisan di truk “rindumu tak seberat muatanku” wahahaha kirain cuma “do’a ibu” doank), murah, bisa merasakan naik kapal bagi yang belum pernah naik kapal laut.
Lose some: lama, tidur tak nyenyak, belum lagi kalo supirnya muter lagu dangdut ato lagu jadul kayak Nia Daniati yang isinya patah hati itu…beuuuh gak punya semangat hidup saya jadinya!, dandanan jadi ancur-cur-cur, etc…
Hal-hal seperti ini harus dirasakan sendiri. Karena saya pernah nemu teman seperjalanan mudik bahwa dia lebih suka naik bis daripada pesawat. Sebenarnya inti semua perjalanan adalah…ENJOY!

13.9.10

judul : bebaslah...

“10 tahun lagi kalian akan menertawakan kejadian sekarang” kurang lebih begitulah yang dikatakan professor kami pak Dadang disela-sela materi mata kuliah Histoire nya(apa literature ya?). Gak usah nunggu 10 tahun pak, sekarang saja saya sudah banyak menertawakan kejadian-kejadian bodoh yang sering saya lakukan ketika masih cupu-cupunya. Contoh, dulu saya pernah ngeceng cowok(sering ding), namanya juga ngeceng apa aja yang dia pakai terlihat keren, apa aja yang dia sukai saya juga suka, apa yang dia baca saya berusaha menemukan bukunya, apa yang dia kuasai saya berusaha menguasainya. Waduh repot! Contoh, si doi ini suka sebuah grup band asing yang musiknya gak saya banget (ini hanya masalah selera). Tapi saya berusaha mencari dan untung ada seorang teman yang punya dan dengan senang hati meminjamkan kasetnya (kaset?! Wah saya hidup tahun berapa ya?! Hehehe). Saya cuma dikasih pinjam yang album Hypnotize (hehehe band apa hayooo??). Nah, ketika saya dengerin kepala saya pusing(lebay ding), tapi saya tahan-tahan sampai sealbum habis saya dengarkan, bahkan saya berusaha menghapalkan liriknya! Trus saya cari info tentang band ini biar tar kalo ngobrol sama doi bisa nyambung, gyahahahaha… tidaaaak! Tapi sekarang saya lupa semua judul lagunya, apalagi lirik-liriknya. Saya gak habis pikir aja gitu kenapa saya bisa-bisanya menyukai apa yang tidak saya sukai. Sejak itu saya berusaha apa adanya saja, Hehehehe.
 
berrycreme© DiseƱado por: Compartidisimo