topbella

3.4.10

Biskuat plus energen

Bukan maksud hati mau mempromosikan produk diatas, tapi cerita kali ini sangat berkaitan dengan dua produk diatas. Menyambung cerita insiden kecil yang terjadi ketika baru sampai di Pantai Sindang Barang- Cianjur selatan, paginya kami bangun dan melihat-lihat pemandangan sekitar. Hari sudah panas ketika kami selesai berbenah, padahal waktu itu jam baru menunjukkan pukul delapan pagi. Ketika waktunya sarapan, kami sedikit berdiskusi mau sarapan apa pagi itu. Salah satu rekan saya-yang bernama Bagja dan beliau ini orangnya dominan sekali- menyarankan kami cukup makan biskuat dan energen saja. Katanya lagi kalori yang dimiliki dua produk ini sudah mencukupi kebutuhan sampe siang nanti. Kami-yang sepertinya malas untuk masak-mengiyakan saja. Praktis sekali, tinggal ‘lep’ langsung berangkat. Baru jalan sepuluh menit anak-anak cowo' sudah rewel. Bilangnya bawaannya berat lah bilangnya laper lah…hah?! Yang bener aja! Saya tidak merasakan lapar sedikitpun. Tapi akhirnya kami pun memutuskan ‘istirahat’ dan mulai masak. Setelah beres masak,makan dan berbenah kembali, barulah para cowok ini 'diam seribu bahasa'. Saya ingat lagi, teman saya Mita-yang juga salah satu tim- pernah menyanyakan tentang insiden ini- apakah saat itu saya benar-benar merasa lapar? Saya bilang tidak sama sekali, dia pun berpikir seperti itu. Akhirnya kami menyimpulkan mungkin karena timbunan lemak di tubuh kami ini makanya kami sedikitpun tidak merasa lapar-karena ‘cadangan’ makanan masih banyak. Tidak seperti anak-anak cowok yang badannya rata-rata ‘tulang berbalut kulit’. 

 Ditempat ini kami memutuskan untuk masak ^-^.

3 komentar:

aink mengatakan...

hwahahaha....
japepas tak akan pernah terlupakan

Anonim mengatakan...

whatever....that's good lah

gigin yeahs mengatakan...

hahaha... iyah waktu itu memang kerasa lemes.. kalo saya mah sih, kalo blm makan nasi ya masih laper..hihi

 
berrycreme© DiseƱado por: Compartidisimo